Bantuan Balita Beresiko Stunting Hasil Olahan Ikan Segar, Sri: Banyak Proteinnya

Dipilihnya hasil olahan ikan segar sebagai bantuan bagi 100 balita beresiko stunting oleh Dinas Kelautan, Perikanan dan Pertanian (KPP), karena banyak mengandung protein.

Hal itu sebagaimana disampaikan Kepala Dinas KPP, Sri Yanti Ano ketika diwawancarai usai penyerahan bantuan tersebut, Kamis (13/6/2024) di Banthayo Lo Yiladia.

Bacaan Lainnya

“Kita pilih olahan ikan segar, karena mengandung banyak protein selain ayam dan daging,” tandas Sri.

Bukan cuma protein, kata Sri, banyak mengandung omega 3 yang bagus untuk pertumbuhan otak bagi balita yang beresiko stunting.

“Ikan juga banyak mengandung omega 3, yang sesuai riset kesehatan baik untuk pertumbuhan otak bagi balita yang beresiko stunting,” tegas mantan camat dungingi itu.

Dia berharap bantuan yang disalurkan pihaknya bekerjasama dengan Dinas Kesehatan bisa bermanfaat untuk penerima bantuan.

“Dalam kesempatan ini, saya juga ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak terkait yang turut membantu dan menyukseskan kegiatan ini,” tandasnya.

Adapun bantuan yang disalurkan oleh Dinas KPP untuk tiap balita, yakni abon ikan 100 gram, acar ikan 100 gram, sagela atau olahan sambal roa 100 gram, dan bakso ikan tuna 500 gram.

Baca Artikel & Berita Terbaru kami di Google News
lg

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *